Manfaat Pijat Bagi Bayi

image
Jun05

Manfaat Pijat Bagi Bayi

Pijat tak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa, tetapi bayi juga perlu diberikan pemijatan untuk memberikan rasa nyaman. Berbeda dengan orang dewasa, pijat pada bayi harus dilakukan dengan cara yang benar, sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan pada bayi.

Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengembangkan pijat sebagai stimulasi pada bayi. Stimulasi yang dimaksud adalah dengan cara meraba (taktik) dan gerak (kinestetik) yang dapat dilakukan oleh orangtua maupun tenaga kesehatan yang ahli di bidangnya.

Tujuan dari pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan serta perkembangan pada bayi yang dapat dilakukan di dalam ruangan yang nyaman selama 15 menit, dan harus dilakukan secara rutin. Namun, perlu Anda ketahui bahwa pijat pada bayi sebaiknya dilakukan oleh ibu, sebagai orang yang memiliki kedekatan emosional dengan bayi. Jadikan pijat sebagai sebuah rutinitas yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Lalu, apa saja manfaat pijat pada bayi?

1. Pijat dapat membantu bayi dalam menaikkan berat badannya
2. Dapat meningkatkan frekuensi menyusui pada bayi
3. Membantu bayi dalam relaksasi
4. Dapat membuat bayi dapat tidur lebih lama dan lelap
5. Akan membuat frekuensi menangis dan rewel bayi menjadi berkurang
6. Bayi akan menjadi tidak mudah marah dan menjadi lebih santai
7. Dapat mengembangkan mental, sosial dan fisik bayi
8. Pijat bayi juga dapat memberikan ikatan batin antara bayi dan Anda. Karena saat Anda menyentuh bayi, maka tubuh Anda akan mengeluarkan hormon oksitosin yang akan memberikan rasa hangat dan juga perasaan cinta.

Akan tetapi, pijat pada bayi harus dilakukan dengan cara yang benar. Nah, berikut adalah cara pijat bayi yang benar dan apa saja yang perlu diperhatikan saat Anda akan melakukan pijat pada bayi:

1. Memilih ruangan yang nyaman
Sebelum Anda akan mulai melakukan pijat pada bayi, hal yang terlebih dahulu harus Anda lakukan adalah dengan memilih ruangan yang nyaman, hangat dan tentunya tenang. Setelah itu, lepaskan semua perhiasan Anda, seperti cincin dan juga gelang. Kemudian, mulailah untuk menyiapkan segala keperluan, seperti baby oil.

2. Melepaskan semua pakaian bayi
Setelah persiapan selesai dilakukan, Anda bisa melepaskan pakaian yang melekat pada bayi, termasuk popoknya. Kemudian baringkan bayi menghadap ke atas dengan menggunakan handuk lembut atau selimut dengan bantal yang berada di bawah kepalanya.

3. Mulai memijat
Setelah bayi sudah berada di posisi yang benar, mulailah pemijatan dengan memegang tangan si bayi dan menggosok lembut telapak tangan bayi dengan jari jemari Anda dengan menggunakan baby oil. Selanjutnya gerakan dilakukan ke arah kaki bayi dan seterusnya lakukanlah hal yang sama hingga ke sekujur tubuhnya.

4. Lakukan pada waktu yang tepat
Sebelum melakukan pijat pada bayi, terlebih dahulu ketahuilah kapan waktu yang tepat untuk melakukan pijat, yaitu waktu di mana bayi tidak merasa kenyang maupun lapar. Selain itu perhatikan juga tubuh bayi;. Jika ia sudah menunjukkan enggan untuk dipijat sebaiknya tidak dilakukan.

5. Jangan bangunkan bayi dari tidur
Jika Anda ingin melakukan pijat pada bayi, sebaiknya jangan membangunkannya dari tidur. Tunggulah hingga si kecil sudah terlihat siap untuk dipijat dengan cara mulai dapat berinteraksi dengan Anda.

Perlu Anda ketahui, bahwa waktu yang tepat untuk melakukan pijat adalah saat si kecil setelah mandi dan juga sebelum ia tidur. Semoga bermanfaat!

Klik tombol reservasi disamping untuk pemesanan layanan